5 Kopi Khas Jember Terenak, Ada yang Terbaik di Indonesia

Kopi khas Jember terenak, ada yang terbaik di Indonesia.

Kopi Khas Jember Terenak.

Kopi Khas Jember Terenak – Kalau bahas kopi, gak ada habis-habisnya. Mulai dari cita rasa, asalnya, proses pengolahannya, semua punya keunikan tersendiri yang menarik untuk dikupas tuntas.

Seperti kopi khas Jember berikut ini. Cita rasanya yang kaya dan pengolahannya yang unik bisa memanjakan lidah dan hati.

Jember memang menjadi salah satu daerah penghasil kopi terenak di Indonesia, bahkan di dunia. Sentuhan dingin tangan petani dan dukungan Pemkab Jember membuat kopi khas Jember menjadi favorit para pecinta kopi.

Kamu pecinta kopi juga? Wah, kelewatan sih kalau belum nyoba kopi khas Jember. Jadi langsung saja coba ya 6 kopi Khas Jember berikut ini:

1. Kopi Tradisional Sidomulyo

Sidomulyo merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Silo Kabupaten Jember. Sidomulyo ini merupakan desa yang menjadi sentra kopi yang ada di Kabupaten Jember loh. Lokasinya yang strategis yaitu dibawah kaki Gunung Gumitir sangat cocok bagi masyarakat setempat dalam melakukan budidaya kopi.

Saat awal memasuki desa Sidomulyo, hamparan tanaman kopi sudah mulai terlihat di perkebunan milik warga. Di desa ini, kopi merupakan sumber utama kehidupan dalam mendapatkan penghasilan. Saat ini kopi yang ditanam oleh masyarkat Sidomulyo ini terus berkembang.

Hal itu didukung oleh pemerintah Kabupaten Jember yang bekerja sama dengan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) dalam membina dan memfasilitasi masyarakat Sidomulyo dalam mengolah kopi.

Yang membuat berbeda dari kopi pada umumnya, Kopi Sidomulyo ini memiliki keunggulan cita rasa karena proses pengolahannya dilakukan dengan cara olah basah. Pengolahan kopi dengan cara olah basah ini merupakan satu-satunya cara pengolahan kopi yang hanya dilakukan di desa Sidomulyo dan belum dilakukan di daerah manapun.

Baca Juga: Yuk Simak Tips Menghilangkan Bau Sepatu Dengan Bahan Sederhana Bisa Gunakan Kopi Hingga Minyak Atsiri

2. Kopi Biji Salak

Kopi biji salak, ya kamu gak salah denger. Bubuk kopi ini asalnya dari biji salak. Ini merupakan ide kreatif seorang anak muda di Dusun Semboro Lor, Desa/Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember yaitu Bustomi.

Bustomi mampu merubah biji salak menjadi olahan minuman yang disebut ‘Koplak’ alias kopi salak. Dia merubah limbah biji salak menjadi bubuk mirip kopi. Wahhh menarik bukan?

Usaha kopi biji salak alias Koplak ini dia dirikan sejak awal Januari 2015. Dalam pergaulan bahasa sehari-hari koplak itu artinya perilaku yang lucu dan konyol atau biasanya orang menyebutnya gokil/koplak.

3. Kopi Nangka

Kopi khas Jember terenak berikutnya yaitu kopi Liberika. Kopi ini biasa masyarakat kenal dengan sebutan kopi nangka merupakan salah satu varietas kopi yang tengah digandrungi oleh pecinta kopi Nusantara. Mengapa disebut kopi nangka? Karena kopi liberika ini memiliki ukuran biji yang cukup besar yang besarnya menyerupai biji buah nangka.

Dari segi rasa kopi nangka tidak kalah unik. Kopi nangka menyuguhkan sensasi rasa pahit dengan after taste rasa sayuran yang samar-samar. perkembangan kopi nangka cenderung jalan di tempat. Hanya beberapa daerah yang masih memproduksi kopi ini. Salah satunya Kota Jember di Jawa Timur.

Tanaman kopi nangka banyak tumbuh di daerah karesidenan Tapal Kuda yakni, Jember, Bondowoso, Banyuwangi, Lumajang, dan juga Situbondo. Tekstur pohonnya sendiri berbeda dengan jenis kopi arabika dan robusta. Pohon kopi nangka tumbuh menjulang dengan ketinggian bisa mencapai di atas 2 meter, bahkan ada pohon yang tingginya menyentuh angka 9 meter.

Para petani bahkan harus menggunakan tangga khusus saat musim panen tiba. Mengingat jumlah pohonnya yang tidak terlalu banyak, peredaran kopi nangka pun cenderung terbatas. Untuk meracik kopi nangka ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Jika pengolahannya tidak tepat, maka rasa khas dari kopi ini tidak akan keluar.

4. Kopi Robusta Jember, Gak Cuma Rasa Pahit

Nah, ini merupakan kopi robusta terbaik di Indonesia. Jika umumnya robusta cuma punya rasa dominan yang pahit, itu gak berlaku di kopi robusta Jember.

Rasa asam khas Arabika juga bisa dinikmati di sini. Selain mempunyai cita rasa yang khas dari berbagai jenis robusta lainnya, kopi yang menjadi ikon jember ini sudah dideklarasikan oleh bupati Kabupaten Jember sebagai pusat kopi robusta terbaik di Indonesia.

5. Kopi Arabika Jember

Kopi khas Jember terenak yang terakhir yaitu kopi Arabika. Kopi yang berasal dari negara Ethiopia ini mempunya cita rasa yang identik dengan asam khas Arabika yang sangat kuat. Namun di daerah Jember sendiri jenis Arabika yang diproduksi masih terbatas. Karena, di Gunung Argopuro belum semuanya cocok untuk pengembangan budidaya Arabika.

Soal rasa, kopi ini memiliki khas tersendiri dari Robusta dan Leberica. Jenis kopi ini selain menyajikan rasa asam, juga rasa manis yang tersimpan dari seduhan kopi Arabika Jember tersebut.

Baca Juga: 6 Mie Pangsit Terenak di Jember, Nampol di Lidah

Itulah tadi daftar kopi Khas Jember yang wajib kamu coba. Rugi kalo gak kesampean. Dapatkan info-info lain mengenai keunikan Jember hanya di Visit Jember.***